Minggu, 20 Desember 2020

Nulis Cerpen itu Asyik !

Foto: Koleksi Pribadi

Pertama kali aku nulis cerpen adalah pada semester 2. Kala itu aku ada masalah yang cukup berat dan butuh tempat untuk mencurahkan semuanya. Karena, sangat menyakitkan rasanya ketika kita butuh bicara tapi tidak menemukan telinga yang bersedia mendengar. Maka, cerpen penuh luapan emosi itu tertulis sebanyak 8 halaman. WOW! Aku bener-bener nggak nyangka bisa nulis selancar dan sebanyak itu. Iseng-iseng, ku coba posting di Facebook dan ternyata banyak yang suka lewat komentar-komentar mereka. Sejak saat itu, aku jatuh cinta pada cerpen!

Tapi, perjalanan memang tak selamanya mulus. Meski sudah dibekali ilmu oleh FLP dan udah mengikuti berbagai lomba cerpen, tak sekalipun cerpenku menjadi juara. Sampai pada suatu pagi, di hari jumat yang penuh berkah 7 Februari 2014, aku mendapat SMS dari Universitas Brawijaya bahwa cerpen inspiratifku juara 2 dan aku diundang ke Malang untuk menjemput piala. "Maka nikmat Tuhan-Mu yang mana lagikah yang kamu dustakan?" 4 hari kemudian, aku berangkat ke Malang didanai oleh rektorat UR untuk mengikuti kegiatan simposium selama 3 hari di sana. Mungkin kalau aku berhenti mencoba pada kesempatan itu, aku tidak akan pernah bertemu tangga puncakku. Padahal tinggal selangkah lagi!

Tentu kamu juga ingin menginspirasi lewat tulisan kan?
Makanya, nulislah mulai dari sekarang. Karena, kalau kamu ingin menjadi penulis, ya menulislah! Nggak ada resep lain selain menulis.


*Jika tulisan ini bermanfaat, silahkan LIKE, KOMEN dan SHARE!
*Berteman denganku di Google+, silahkan klik tombol 'Mengikuti' pada kolom Google+
*Untuk berlangganan artikel dari blog ini, silahkan tulis emailmu pada kolom 'Follow by Email' pada bilah kanan blog ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar